Plt. Bupati Bogor Boling Ke Rancabungur. Kades Bantarsari “Ini Momentum”

Desa Bantarsari, Rancabungur – Mngkaji carut marutnya pemerintahan di wilayah Rancabungur saat ini, perlu adanya solusi yang kemudian mendapat dukungan yang kuat dari semua pihak termasuk pemerintah Kabupaten dan Provinsi. Hal ini disampaikan oleh kepala Desa Bantarsari beberapas saat lalu.
Tepat pada tanggal 25 Februari Plt Bupati Kab. Bogor Ibu Nurhayati melakukan kunjungan Rebo Keliling yang jadwalnya adalah mengunjungi wilayah pemerintahan Kec. Ranbungur. dalam kesempatan itu Plt Bupati Bogor memberikan kempatan kepada seluruh peserta Boling (Rebo Keliling) untuk mengajukan pertanyaan serta masukan yang berhubungan dengan masalah yang terdapat di wilayah Rancabungur. Setelah memberikan pemaparan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan proses pembangunan di Kab. Bogor, beberapa peserta Boling mengajukan pertanyaan seputar pelaksanaan pembangunan di bidang  kesehatan dan kesejahteraan lainnya.
Dalam kesempatan itu pula Kepala Desa Bantarsari ikut andil dalam turut serta memaparkan beberapa hal yang menjadi fokus utama yang harus diperbaiki dan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Lukmanul Hakim (Kades Bantarsari) juga menekankan akan pentingnya dukungan penuh pemerintaha daerah dalam menghidupkan berbagai sektor rill yang terdapat di rancabungur dan sampai saat ini belum tersentuh.
Kepala Desa Bantarsari

Dalam pertanyaannya pula Lukmanul Hakim menambahkan bahwa desa yang dipimpinnya saat ini sedang membangun sektor wisata yang sampai saat ini masih belum menjadi perhatian di wilayah rancabungur, selain itu Lukman juga menegaskan bahwa pentingnya menggali potensi desa lebih dalam lagi agar kemudia hal tersebut dapat dijadikan sebagai faktor pendukung dalam memenuhi kebutuhan masyarakat hingga terbentuknya struktur masyarakat mandiri sesuai dengan yang di amanatkan UUD.

Hal lain yang perlu mendapatkan perhatian adalah tentang bagaimana sebuah desa mendapatkan bantuan materil yang cukup dari pemerintah daerah berdasarkan tingkat pengembangan dan pemanfaatannya, hal itu beliau sampaikan karena hingga saat ini desa tidak diberikan mekanisme yang jelas tentang ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah terkait besaran anggaran yang berbeda-beda pada setiap desa, padahal jika ditilik lebih dalam desanya adalah salah satu desa yang membutuhkan biaya yang sangat besar untuk menumbuhkembangkan berbagai sektor yang saat ini sedang di rintisnya. red.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan