Normalkan Kembali Fungsi Sungai, Kades Bantarsari Ajak Warga Kerja Bakti.

Bantarsari – Normalisasi Sungai. Menindaklanjuti laporan warga yang mengeluhkan tentang suber air untuk kebutuhan lahan pertanian dan perkebunan di Desa Bantarsari yang sampai saat ini debetnya sangat kecil, Kepala Desa Bantarsari menginisiasi sebuah gerakan kerja bakti dalam rangka normalisasi sungan Mantarena hingga Cidepit. kegiatan tersebut dilakukan hari Minggu 6 September 2015.

11215808_10203807099092096_3956370371873379821_n 11951307_10203807096812039_3539671959709842025_n

Dalam kegiatan tersebut Kades Bantarsari juga menggait beberapa kepala desa dan warganya yang memang berkepentingan atas debet air yang mengalir di wilayah mantarena dan cidepit tersebut. Didampingi Danramil dan Polsek Kemang beserta intansi terkait seperti PSDA dan Dinas Kebersihan, kepala Desa Bantarsari berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi awal pergerakan masyarakat yang berada di sekitar aliran sungan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sungai terutama yang berkaitan dengan membuang sampah pada tempatnya. “Padahal UUD telah mengatur tentang konsekuensi hukum jika ada warga yang membuang sampah di sungai, namun hal itu sepertinya tidak digubris oleh warga” punkas Kades yang akrab disapa lukman itu.

11249309_10203807096492031_3949417031018429520_n

Kegiatan tersebut berlangsung dari mulai pukul 07.00 sampai dengan 15.00, di sela-sela kegiatan Kades Bantarsari menyampaikan bahwa hal ini akan kami sampaikan ke pihak terkait agar kemudian kedepan bisa dilakukan kegiatan kontroling dan pencegahan agar aliran sungai ini tidak kembali tersendat oleh sampah. beliau juga menambahkan pentingnya kepedulian pemerintah kabupaten dan kota dalam mengatur tata kelola aliran sungai yang lebih baik, dia yakin kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali apabila masyarakat diberikan edukasi dalam hal penanganan sampah, agar kemudian kebiasaan warga untuk membuang sampah ke sungai tidak lagi ada. “Hari ini mungkin masih tidak terlalu banyak, tapi jika dibiarkan bertahun-tahun ceritanya akan berbeda” Tambahnya.

 

Sebagaimna diketahui, aliaran sungan mantarena – cidepit sangat dibutuhkan terutama oleh warga yang terdapat di wilayah Kec. Rancabungur dan Kemang. Dan sebagaimana diketahui, mayoritas penduduknya hidup dari hasil pertanian dan perkebunan.red

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan